PENGEMBANGAN VISUAL BASIC SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Published Juli 25, 2012 by desiaryani

PENGEMBANGAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA  DALAM PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHASAN SUHU PADA BEBERAPA JENIS TERMOMETER

OLEH :

NI PUTU DESI ARYANI / Matematika VI /  1448

Program Studi Pendidikan Matematika

Universitas Mahasaraswati  Denpasar

2012

ABSTRAK

Matematika adalah merupakan ilmu yang sebagian besar teorinya bersifat abstrak. Ini akan sangat menyulitakan bagi peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menegah. Sebagai pemecahanya diperlukan media pembelajaran dalam setiap pembelajaran matematika. Media pembelajaran yang baik harus memenuhi beberapa syarat, yaitu media pembelajaran harus meningkatkan motivasi siswa, harus merangsang siswa mengingat apa yang sudah dipelajari selain memberikan rangsangan belajar baru. Media yang baik juga akan mengaktifkan siswa dalam memberikan tanggapan, umpan balik dan juga mendorong siswa untuk melakukan praktek-praktek dengan benar. Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran juga cocok untuk pembelajaran matematika terutama untuk materi yang memerlukan animasi, visualisasi, dan warna. Tujuannya adalah membuat siswa aktif mengamati sambil mendengarkan, mencoba, dan mempraktekkan, sedangkan guru secara aktif membimbing siswa agar tidak mengalami kesulitan belajar.

Bentuk dari penggunaan komputer sebagai media pembelajaran matematika adalah pemanfaatan program komputer. Program komputer yang dibutuhkan untuk pengembangan daya pikir siswa adalah program yang sangat efektif, efisien dan familiar terhadap pemakainya. Salah satu aplikasi program komputer yang bisa digunakan adalah program Visual Basic. Contoh materi pembelajaran yang dapat menggunakan aplikasi program Visual Basic adalah menghitung konversi perubahan suhu. Dengan bahasa pemrograman tertentu maka akan dapat ditentukan perubahan suhu yang ingin dicari. Visual Basic sendiri merupakan program komputer yang dikembangkan dari bahasa pemrograman BASIC (Beginner All-purpose Symbolic Instruction Code) yang sudah banyak digunakan oleh para programer untuk menyusun aplikasi.

Pembuatan program aplikasi ini terdiri dari beberapa langkah yaitu mendesain tampilan program, penulisan kode program, serta membuat aplikasi EXE sehingga konversi perubahan suhu ini dapat dijalankan. Setelah tahap desain program selesai, langkah selanjutnya adalah menuliskan kode program, dan diakhiri dengan menjalankan program. Dalam pembuatan desain program dilengkapi dengan menu – menu yang akan mempermudah pemakaian program. Disamping untuk mempermudah dalam pengoperasiannya, kelengkapan menu dalam sebuah desain pembelajaran adalah untuk menjadikan sebuah media pembelajaran yang komunikatif dan interaktif.

 

Kata Kunci : Media Pembelajaran , Visual Basic

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.Latar Belakang

Dalam kurikulum nasional matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tujuannya untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti dan kompetitif.

Salah satu permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika adalah kebanyakan guru  tidak mengawali pembelajaran dengan mengambil benda di sekitar sebagai media pembelajaran. Akibatnya proses pembelajaran di kelas menjadi kurang bermakna. Hal ini menipiskan minat belajar peserta didik. Dampak dari miskinnya kebermaknaan dan minat belajar  terungkap dengan rendahnya prestasi belajar peserta didik. Sehingga dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang membuat matematika menjadi ilmu yang disenangi dan mudah dipahami. Trend pembelajaran yang terkini adalah pembelajaran kontekstual. Belajar secara kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengaitkan materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata peserta didik, sehingga mampu mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menghindari kesalahan komunikasi digunakan sarana untuk dapat membantu proses komunikasi yang disebut media. Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dengan peserta didik. Hal ini bisa berupa perangkat lunak (software) yang berisi pesan atau informasi pendidikan, sedangkan peralatan keras (hardware) merupakan sarana untuk dapat menampilkan pesan yang terkandung dalam media tersebut. Salah satunya adalah dengan menggunakan program Visual Basic.

Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Inilah alasan penulis memilih judul “PENGEMBANGAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA  DALAM PEMAHAMAN KONSEP PERUBAHASAN SUHU PADA BEBERAPA JENIS TERMOMETER”.

1.2.Tujuan Penulisan

Tujuan dari penyusunan artikel ini antara lain :

  1. Mengetahui minat belajar siswa terhadap media pembelajaran matematika yang memanfaatkan program Visual Basic.
  2. Mengetahui  kemampuan  untuk menggunakan Bahasa Pemprograman Visual Basic dalam pembuatan media pembelajaran matematika.
  3. Sebagai tugas Ujian Akhir Semester dalam Mata Kuliah Komputer II.

1.3.Manfaat Penulisan

Manfaat yang didapat dari penyusunan artikel ini adalah :

  1. Dapat merancang media pembelajaran matematika berbasis komputer dengan memanfaatkan program Visual Basic pada pokok bahasan konversi suhu.
  2. Dapat lebih mengenal lagi mengenai Bahasa Pemprograman Visual Basic.
  3. Dapat menjadikan siswa lebih aktif serta lebih memahami tentang materi konversi suhu.
  4. Dapat berguna bagi guru dalam memilih media pembelajaran matematika yang lebih menarik.
  5. Dapat berguna bagi perkembangan pendidikan di Indonesia terutama perkembangan media pembelajaran matematika berbasis komputer.

 

BAB II

LANDASAN TEORI

 

Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian peserta didik. Dalam pembelajaran, media sangat penting untuk dapat mentransper  materi pelajaran kepada siswa. Media pembelajaran yang beraneka ragam jenisnya tentunya tidak akan digunakan seluruhnya secara serentak dalam kegiatan pembelajaran, namun hanya beberapa saja. Untuk itu perlu di lakukan pemilihan media tersebut. Agar pemilihan media pembelajaran tersebut tepat, maka perlu dipertimbangkan faktor/kriteria-kriteria dan langkah-langkah pemilihan media. Kriteria yang perlu dipertimbangkan guru atau tenaga pendidik dalam memilih media pembelajaran menurut Nana Sudjana (1990: 4-5) yakni :

1) ketepatan media dengan tujuan pengajaran;

2) dukungan terhadap isi bahan pelajaran;

3) kemudahan memperoleh media;

4) keterrampilan guru dalam menggunakannya;

5) tersedia waktu untuk menggunakannya; dan

6) sesuai dengan taraf berfikir anak.

Sepadan dengan hal itu I Nyoman Sudana Degeng (1993; 26-27) menyatakan bahwa ada sejumlah faktor yang perlu dipertimbangkan guru/pendidik dalam memilih media pembelajaran, yaitu:

1) tujuan instruksional;

2) keefektifan;

3) siswa;

4) ketersediaan;

5) biaya pengadaan;

6) kualitas teknis.

Selanjutnya Brown, Lewis, dan Harcleroad (1983: 76-77) menyatakan bahwa dalam memilih media perlu mempertimbangkan kriteria sebagai berikut:

1) content;

2) purposes;

3) appropriatness;

4) cost;

5) technical quality;

6) circumstances of uses;

7) learner verification;and

8) validation.

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM), Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat, Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda. Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

 

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

3.1. Hasil

Hasil yang diperoleh dari penyusunan malakah ini adalah terselesaikannya suatu media pembelajaran matematika yang dibuat dengan menggunakan program Visual Basic yang digunakan untuk mengkonversikan suhu pada beberapa termometer.

3.2. Pembahasan

            Langkah-langkah pembuatan media pembelajaran matematika ini adalah :

  1. Buka Visual Basic 6.0, kemudian pilih Standard EXE.
  2. Buatlah object-object yang diperlukan untuk pembuatan program, yaitu :

Tempatkan 2 buah kontrol Label, 2 buah text, 2 buah  Command,  1 buah Picture box, 2 buah frame, dan 8 buah OptionButton .

  1. Setelah semua object terpasang, edit beberapa object dengan pengaturan properti sbb:

Nama Kontrol

Properti

Nilai

Form1 Caption

Name

Program Konversi Suhu (DESI ARYANI 1448)

Form1

Label1 Caption Created by : DESI ARYANI ( VI F )
Label2 Caption PROGRAM KONVERSI SUHU
Text1 Name

Text

TxtInput

(di kosongkan)

Text2 Name

Text

TxtHasil

(di kosongkan)

Command1 Name

Caption

CmdHapus

RESET

Command2 Name

Caption

CmdKeluar

EXIT

PictureBox Name

Picture

Picture1

(silakan tentukan gambar yang diinginkan)

Option1 Name

Caption

OptCel1

Celcius

Option2 Name

Caption

OptRea1

Reamur

Option3 Name

Caption

OptFar1

Farenheit

Option4 Name

Caption

OptKel1

Kelvin

Option5 Name

Caption

OptCel2

Celcius

Option6 Name

Caption

OptRea2

Reamur

Option7 Name

Caption

OptFar2

Farenheit

Option8 Name

Caption

OptKel2

Kelvin

Frame1 Name

Caption

Frame1

INPUT DATA

Frame2 Name

Caption

Frame2

OUTPUT DATA

Dengan mengikuti petunjuk di atas, maka tampilannya akan menjadi seperti di bawah ini !

4. Langkah selanjutnya adalah menuliskan kode programnya

a. Double klik pada form1

Kemudian tuliskan kode seperti di bawah ini

Sub rumus()

If OptCel1.Value = True And OptCel2.Value = True Then Txthasil = TxtInput

If OptCel1.Value = True And OptRea2.Value = True Then Txthasil = Val(TxtInput.Text) * 4 / 5

If OptCel1.Value = True And OptFar2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) * 9 / 5) + 32

If OptCel1.Value = True And OptKel2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) * 1 / 1) + 273

If OptRea1.Value = True And OptCel2.Value = True Then Txthasil = Val(TxtInput.Text) * 5 / 4

If OptRea1.Value = True And OptRea2.Value = True Then Txthasil = TxtInput

If OptRea1.Value = True And OptFar2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) * 9 / 4) + 32

If OptRea1.Value = True And OptKel2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) * 5 / 4) + 273

If OptFar1.Value = True And OptCel2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) – 32) * 5 / 9

If OptFar1.Value = True And OptRea2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) – 32) * 4 / 9

If OptFar1.Value = True And OptFar2.Value = True Then Txthasil = TxtInput

If OptFar1.Value = True And OptKel2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) – 32) * 5 / 9 + 273

If OptKel1.Value = True And OptCel2.Value = True Then Txthasil = Val(TxtInput.Text) – 273

If OptKel1.Value = True And OptRea2.Value = True Then Txthasil = Val((TxtInput.Text) – 273) * 4 / 5

If OptKel1.Value = True And OptKel2.Value = True Then Txthasil = TxtInput

If OptKel1.Value = True And OptFar2.Value = True Then Txthasil = (Val(TxtInput.Text) – 273) * 9 / 5 + 32

End Sub

b. Double klik pada CmdHapus

Kemudian tuliskan kode seperti di bawah ini

Private Sub CmdHapus_Click()

TxtInput = “”

Txthasil = “”

End Sub

c. Double klik pada CmdKeluar

Kemudian tuliskan kode seperti di bawah ini

Private Sub CmdKeluar_Click()

MsgBox (“Good Bye !!!!”)

End

End Sub

d. Double klik pada OptCel1

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptCel1_Click()

Call rumus

End Sub

e.  Double klik pada OptRea1

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptRea1_Click()

Call rumus

End Sub

f.  Double klik pada OptFar1

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptFar1_Click()

Call rumus

End Sub

g. Double klik pada OptKel1

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptKel1_Click()

Call rumus

End Sub

h. Double klik pada OptCel2

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptCel2_Click()

Call rumus

End Sub

  1. Double klik pada OptRea2

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptRea2_Click()

Call rumus

End Sub

j. Double klik pada OptFar2

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptFar2_Click()

Call rumus

End Sub

k. Double klik pada OptKel2

Kemudian tuliskan kode seperti dibawah ini

Private Sub OptKel2_Click()

Call rumus

End Sub

5. Untuk menjalankan program yang telah dibuat klik menu Run kemudian klik Start atau dengan cara tekan F5 pada keyboard. Sehingga muncul tampilan program yang siap dijalankan.

6. Jika sudah dicoba dan hasilnya benar, selanjutnya file dapat disave dengan klik File | Save Project

7. Dan untuk menyimpan program yang telah dibuat klik File | Make Project.exe

8. Program siap dijalankan.

 

BAB IV

SIMPULAN DAN SARAN

 

4.1. Simpulan

Dari semua hal-hal yang telah dihahas sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa :

  1. Siswa akan lebih tertarik dalam belajar matematika mengenai bangun ruang khususnya untuk menghitung volume prisma segitiga dengan penggunaan media pembelajaran matematika yang memenfaatkan program Visual Basic dalam pembuatan media tersebut.
  2.  Sudah terlihat kemampuan dalam menggunakan program Visual Basic dalam pembuatan suatu media pembelajaran matematika khususnya dalam mengkonversikan perubahan suhu pada beberapa termometer.

4.2. Saran

Adapun saran-saran yang dapat disampaikan oleh penulis adalah :

  1. Mahasiswa diharapkan mau mempelajari dan mengembangkan lebih lanjut mengenai pembuatan media pembelajaran     matematika dengan memanfaatkan program Visual Basic.
  2. Memperbanyak pemahaman mengenai program Visual Basic.
  3. Pembahasan artikel ini dapat berguna dalam pembuatan suatu media pembelajaran matematika yang berbasis komputer.
  4. Dalam pembelajaran matematika hendaknya menggunakan media belajar berbasis TI untuk mengurangi sifat abstaksi dari pelajaran matematika itu sendiri.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Mahani, Fausan A. 2012. Pentingnya Media Pembelajaran, (Online). (http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran/.  Diakses tanggal 23 Juli 2012)

Anonim. 2012. Pengertian Media Pembelajaran, (Online). (http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran/.  Diakses tanggal 23 Juli 2012)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: